Cerpen Anak Anak Singkat Terbaru Nusantara

Cerpen anak merupakan cerpen yang sengaja dibuat untuk anak anak atau untuk di baca oleh anak yang sedang belajar membaca. Cerita pendek anak banyak sekali kategorinya anda bisa pilih sendiri dengan kategori yang bisa memilih sendiri judul yang mungkin sesuai dengan kesukaan atau karakter anak anda.

Cerita pendek untuk anak ini bagus sekali jika di berikan kepada anak yang sedang belajar membaca, dengan cerpen ini anak bisa lebih belajar lagi membaca sehingga dapat melatih anak untuk membaca dan bisa berimajinasi untuk menjadikan anak lebih mandiri lagi. Dengan kata lain hal ini dapat merespon imajinasi anak agar dapat memberikan kreatifitas serta pola pembelajaran yang menarik.
Banyak sekali cara mendidik yang sangat di gemari oleh anak anak, salah satunya dengan cerpen anak yang menceritakan tentang kisah petualangan atau kisah kisah lainnya, ini sangat bagus sekali dalam hal pembelajaran anak dalam berimajinasi untuk menjadikan pikiran anak semakin dewasa dan tidak menjadikan anak semakin menjadi anak yang tumbuh dengan otak ataupun ide kreatif yang muncul pada dirinya.

Cerpen Anak
Dalam pemilihan cerpen anak orang tua harus pilih-pilih, karena sering kali adanya cerpen yang sedikit tidak mendidik atau bahkan melenceng dari kehidupan sebenarnya, meskimun mereka masih anak anak namun sebaiknya mereka juga di berikan cerpen yang bermutu agar ketika anak berimajinasi dan berifikir positif.

Bagi anda yang membutuhkan cepen untuk anak anak, kami menyediakan berbagai cerpen untuk yang bisa menjadi referensi untuk pembelajaran anak. Kami sangat bahagia dan bangga bisa ikut mempubliskan beberapa cerpen  sebagai alat pembelajaran yang baik dan dapat menimbulkan hal-hal dan ide positif kepada anak.

Pembelajaran efektif dalam membaca, bahkan dapat menimbulkan kreatifitas kepada sang anak agar dapat membuat cerpen, pantun bahkan puisi yang sulit dapat dilakukannya. Hal ini harus diterapkan sejak dini dan dilakukan secara konsisten dan kita sebagai orang tua jangan bosan-bosan untuk terus memberikan motivasi dan pembelajaran yang baik baginya.

Cerpen Anak Anak Singkat Nusantara Terbaru :

Judul Info
Cerpen Anak 1 - Kelinci dan Anjing Pemburu Klik Disini Untuk Membaca
Cerpen Anak 2 - Rusa dan Anak Rusa Klik Disini Untuk Membaca
Cerpen Anak 3 - Kisah Penjual Koran Klik Disini Untuk Membaca
Cerpen Anak 4 - Kuda dan Keledai Klik Disini Untuk Membaca
Cerpen Anak 5 - Rusa yang Ingin Meminjam Terigu Klik Disini Untuk Membaca

Cerpen Anak 1 - Kelinci dan Anjing Pemburu

Seekor anjing pemburu yang menguber-ngejar seekor kelinci, serta sesudah beberapa lama, sang Anjing menyerah serta menyudahi pengejarannya. Kebetulan peristiwa itu disaksikan oleh seorang gembala yang langsung menghina sang Anjing serta berkata :

" Hewan yang makin kecil nyatanya larinya makin kencang dibanding dengan kamu, "

Sang Anjing menjawab, " Bukankah kamu lihat perbedaan diantara kami? Aku lari buat memperoleh makanan, sedang sang Kelinci lari buat menjaga hidupnya. "

Keinginan memastikan kerasnya satu usaha. 

 Kembali Ke Daftar Cerpen

Cerpen Anak 2 - Rusa dan Anak Rusa

Seekor anak rusa ajukan pertanyaan pada ayahnya : " Ayah makin besar, makin kuat, serta makin lincah dari pada seekor anjing, serta ayah mempunyai tanduk yang tajam. Namun kenapa Ayah senantiasa lari menghindar waktu mendengar gonggongan anjing? "

" Anakku, " kata sang Rusa, " Karakter amarahku tak menentu, serta mungkin waktu aku berdekatan dengan anjing yang ribut menggonggong itu, aku bakal kehilangan kesabaran serta mungkin saja saja aku bakal melukai anjing itu. "

Lebih baik menghindari semua permasalahan yang bisa terjadi.
Kembali Ke Daftar Cerpen

Cerpen Anak 3 -Kisah Penjual Koran

Di ufuk timur, matahari belum terlihat. Hawa saat pagi hari merasa dingin. Alam juga masih tetap diselimuti embun pagi. Seseorang anak mengayuh sepedanya di dalam jalan yang masih tetap lengang. Siapakah kiranya anak itu? Ia yaitu seseorang penjual Koran, yang bernama Doni.

Mendekati jam lima pagi, ia sudah tiba ditempat agen koran dari sebagian penerbit. “Ambil berapakah Doni? ” bertanya Bang Karno. “Biasa saja. ”jawab Doni. Bang Karno mengambil beberapa koran serta majalah yang umum dibawa Doni buat langganannya. Sesudah usai, ia juga pergi.

Ia mendatangi pelanggan-pelanggan setianya. Dari satu rumah ke rumah yang lain. Begitulah pekerjaan Doni sehari-harinya. Mengemukakan koran pada beberapa pelanggannya. Seluruhnya itu ditanganinya dengan senang, ikhlas serta rasa penuh tanggung jawab.

Saat Doni tengah merujuk sepedanya, mendadak ia dikagetkan dengan suatu benda. Benda itu yaitu suatu bungkusan plastik berwarna hitam. Doni jadi gemetaran. Benda apakah itu? Ia ragu-ragu serta terasa ketakutan lantaran belakangan ini kerap berlangsung peledakan bom dimana-mana. Doni cemas benda itu yaitu bungkusan bom. Akan tetapi selanjutnya, ia coba buka bungkusan itu. Terlihat didalam bungkusan itu ada suatu kardus. “Wah, apa berisi ini? ’’tanyanya dalam hati. Doni selekasnya buka bungkusan dengan hati-hati. Alangkah terkejutnya ia, lantaran di dalamnya ada kalung emas serta perhiasan yang lain. “Wah apa ini? ”tanyanya dalam hati. “Milik siapa, ya? ” Doni membolak-balik cincin serta kalung yang ada didalam kardus. Ia semakin terkejut lagi lantaran ada kartu credit di dalamnya. “Lho, …ini kan punya Pak Alif. Kasihan sekali Pak Alif, rupanya ia sudah kecurian. ”gumamnya dalam hati.

Apa yang diprediksikan Doni itu memamg benar. Rumah Pak Alif sudah kemasukan maling tadi malam. Lantaran pencuri itu tergesa-gesa, bungkusan perhiasan yang sudah dikumpulkannya terjatuh. Doni dengan selekasnya memberitahukan Pak Alif. Ia menceritakan apa yang berlangsung serta ia dapatkan. Begitu sukanya Pak Alif lantaran perhiasan punya istrinya sudah kembali. Ia sangatlah bersukur, perhiasan itu jatuh ke tangan orang yang jujur. Juga sebagai perkataan terima kasihnya, Pak Alif memberi modal pada Doni buat buka kios di tempat tinggalnya. Saat ini Doni tak akan mesti mengayuh sepedanya buat menjual koran. Ia cukup menanti konsumen datang buat belanja. Sedang buat kirim koran serta majalah pada pelanggannya, Doni digantikan oleh saudaranya yang kebetulan belum memiliki pekerjaan. Tersebut akhir dari suatu kejujuran yang bakal menghadirkan kebahagiaan di kehidupan nantinya.
Kembali Ke Daftar Cerpen

Cerpen Anak 4 - Kuda dan Keledai

Pernah ada seseorang pria yang pelihara seekor kuda serta seekor keledai buat mengangkat beban. Telah jadi rutinitas pria itu buat memuati keledainya dengan beban yang berat hingga keledai itu terhuyung-huyung lantaran beban yang terlampau berat, sesaat sang Kuda diizinkan buat berjingkrak selama jalan dengan beban yang enteng.

Waktu mereka lakukan perjalan di satu hari, sang Keledai yang sudah menanggung derita sakit sepanjang sekian hari paling akhir, berkata pada sang Kuda, " Maukah anda mengangkut beberapa dari beban aku buat sebagian km. saja? Saya terasa sangatlah tak enak tubuh, namun bila anda ingin membawa beberapa bebanku hari ini, mungkin saja aku bakal cepat sembuh kembali. Beban yang terlampau berat ini dapat membunuhku. "

Sang Kuda cuma menendang-nendangkan kakinya serta berkata pada sang Keledai supaya tak perlu mengeluh serta mengganggunya dengan kalimat keluhan. Sang Keledai jadi terhuyung-huyung sepanjang jalan 1/2 km. lagi serta mendadak jatuh ke tanah serta mati.

Waktu tersebut, si Yang memiliki datang serta cuma dapat berpasrah dengan apa yang sudah berlangsung. Ia lantas melepas beban dari keledai yang sudah mati, lantas diletakkan diatas punggung kuda. " Aduh, " keluh sang Kuda waktu dia rasakan beban berat di punggungnya, di lebih dengan berat badan sang Keledai yang sudah mati, " Saat ini aku memperoleh ganjaran lantaran karakter aku yang buruk. Dengan menampik memikul beberapa beban sang Keledai, saat ini aku mesti membawa semua beban itu, ditambah dengan berat badan rekan aku yang malang ini. "

Bantulah orang yang memerlukan pertolongan, jadi anda akan terbantu juga.
Karakter yang jelek bakal memperoleh ganjaran.
Kembali Ke Daftar Cerpen

Cerpen Anak 5 - Rusa yang Ingin Meminjam Terigu

Satu hari, seekor rusa jantan berkunjung ke seekor domba serta meminta supaya domba itu meminjamkan segenggam terigu. Sang Domba kurang meyakini pada kejujuran sang Rusa serta takut bahwa sang Rusa bakal jadi susah buat di kejar jika sang Rusa lari waktu ditagih. Karenanya ia lantas ajukan pertanyaan, apakah sang Rusa mengetahui hewan lain yang dapat menanggung kejujuran sang Rusa.

" Ya, ya, " kata sang Rusa dengan yakinnya. " Sang Serigala dapat menanggung kejujuran aku. "

" Serigala! " kata sang Domba yang terperanjat.

" Apakah anda memikirkan bahwa aku bakal yakin dengan jaminan seperti itu? Aku mengetahui sang Serigala! Dia mengambil seluruhnya yang dia ingin serta lalu lari tanpa ada membayar. Anda juga mungkin saja seperti dia, anda bisa lari dengan kencang hingga aku tak mempunyai peluang buat menagih hutangmu! "

Kata-kata dari orang jahat, tidak bisa dijadikan jaminan.
Kembali Ke Daftar Cerpen

Orang tua dapat ikut andil bukan hanya memilihkan cerpen saja, melainkan dapat membuat cerpen agar anak dapat mengikuti apa yang kita ajarkan padanya. Semoga dengan adanya cerpen anak anak singkat terbaru dapat menjadi manfaat yang begitu besar bagi kelangsungan dalam pembelajaran anak untuk belajar membaca.

Advertisements